Batang - Satuan Tugas Pendidikan Masyarakat (Satgas Dikmas) Polres Batang menggelar sosialisasi Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2025 dengan menggunakan Boneka Sipolin.
Kasubsatgas Dikmas Iptu Muntasir mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat agar lebih tertib dalam berlalu lintas guna menciptakan keselamatan bersama.
Sosialisasi yang digelar di sejumlah titik keramaian di Kabupaten Batang ini mendapat respons positif dari warga. Boneka Sipolin menjadi daya tarik utama, terutama bagi anak-anak, sehingga pesan tertib berlalu lintas bisa disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.
"Kami ingin menyasar semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Dengan boneka Sipolin, pesan kami lebih mudah diterima, terutama oleh anak-anak yang nantinya akan menjadi generasi penerus," ujar Iptu Muntasir ,Sabtu (22/02/2025).
Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2025 bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Melalui sosialisasi ini, Polres Batang berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, seperti menggunakan helm, tidak melanggar rambu-rambu, dan tidak menggunakan ponsel saat berkendara.
"Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan tertib berlalu lintas, kita bisa mengurangi risiko kecelakaan yang merugikan diri sendiri dan orang lain," tambahnya.
Warga Batang pun menyambut baik inisiatif ini. "Sosialisasi seperti ini penting, apalagi dengan cara yang kreatif seperti boneka Sipolin. Anak saya jadi lebih paham pentingnya pakai helm dan tidak bermain di jalan," ujar ari, salah seorang warga.
Dengan adanya kegiatan ini, Polres Batang berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat akan keselamatan berlalu lintas, menuju terciptanya jalan raya yang aman dan nyaman bagi semua.